Tempat Mati Kita

Tempat Mati Kita.

Dari Yasar bin Abdillah radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

إذا أراد اللهُ قَبْضَ عبدٍ بأرضٍ جعَل له فيها حاجةً

“Kalau Allah ingin mencabut nyawa seorang hamba di suatu tempat, Allah akan menjadikan ia memiliki hajat di tempat tersebut” (HR. Ibnu Hibban no. 6151, dishahihkan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah no. 1221).

Faedah dari hadits ini:

  • Kita tidak tahu dimana kita akan meninggal. Allah ta’ala berfirman :

وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ

“Tidak ada jiwa yang mengetahui dimana ia akan mati” (QS. Luqman: 34).

  • Terkadang seseorang berkata: “tidak mungkin saya akan mati di tempat ini dan itu”, namun Allah takdirkan hal yang berbeda. Sehingga Allah matikan ia di tempat tersebut, dengan Allah jadikan ia memiliki hajat di tempat tersebut.
  • Ketika Allah menakdirkan sesuatu, Allah juga menciptakan sebab-sebabnya. Allah ta’ala berfirman :

وَآتَيْنَاهُ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ سَبَبًا

“Dan segala sesuatu itu kami datangkan sebabnya” (QS. Al Kahfi: 84).

  • Hanya Allah yang mengetahui dimana dan kapan seseorang akan mati, tidak ada yang mengetahuinya selain Allah.
  • Termasuk hidayah dan taufik dari Allah, bagi orang yang kebanyakan hajatnya ada di tempat-tempat yang baik dan sedikit sekali berhajat di tempat-tempat yang buruk. Seperti orang yang mayoritas kegiatannya adalah ibadah dan dakwah.
  • Kurangi keinginan untuk mendatangi tempat-tempat yang kurang baik, atau tempat-tempat yang kita tidak suka kalau meninggal di sana.

Semoga Allah memberi taufik.

Join channel telegram @fawaid_kangaswad

Silakan dibagikan:

Leave a Comment