Home » Mutiara Salaf » Sudahkah Kita Mendoakan Anak Kita?

Sudahkah Kita Mendoakan Anak Kita?

Sudahkah kita mendoakan anak kita?

Memperbanyak doa untuk anak kita adalah teladan yang baik bagi generasi umat Islam.

Sa’id bin Jubair rahimahullahu pernah mengatakan :

إني لأزيد في صلاتي لولدي

“Aku menambah durasi shalatku untuk berdoa khusus untuk anak-anakku.”

(Hilyah al Auliya’ 4/297)

Keutamaan Mendoakan Anak

Bukankah di zaman yang seperti sekarang, seorang anak butuh sosok orang tua yang mengasihinya dengan cara mendoakan di waktu-waktu shalat mereka.

Dengan doa yang berisi permintaan perbaikan untuk hati mereka, membersihkan jiwa mereka, dan harapan agar mereka terhindar dari fitnah serta teguh di atas agama.

Mengingat masa-masa ini, banyak fitnah bertebaran, baik syahwat ataupun syubhat, yang bisa menjerumuskan generasi muda kita ke lembah yang hina.

Mendoakan anak juga menjadikan kita mencapai pada derajat shaleh, karena orang-orang yang shaleh akan dijaga keturunannya oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Sebagaimana firman Allah ta’ala:

وَأَمَّا ٱلْجِدَارُ فَكَانَ لِغُلَٰمَيْنِ يَتِيمَيْنِ فِى ٱلْمَدِينَةِ وَكَانَ تَحْتَهُۥ كَنزٌ لَّهُمَا وَكَانَ أَبُوهُمَا صَٰلِحًا فَأَرَادَ رَبُّكَ أَن يَبْلُغَآ أَشُدَّهُمَا وَيَسْتَخْرِجَا كَنزَهُمَا رَحْمَةً مِّن رَّبِّكَ ۚ وَمَا فَعَلْتُهُۥ عَنْ أَمْرِى ۚ ذَٰلِكَ تَأْوِيلُ مَا لَمْ تَسْطِع عَّلَيْهِ صَبْرًا

“Adapun dinding rumah adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang ayahnya adalah seorang yang saleh, maka Tuhanmu menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu; dan bukanlah aku melakukannya itu menurut kemauanku sendiri. Demikian itu adalah tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya”. (QS. Al-Kahfi: 82)

Allah menjaga harta anak tersebut karena orang tua tersebut shaleh.

Doa Orangtua Kepada Anak Mustahab

Doa orang tua kepada anaknya merupakan salah satu doa yang mustahab.

Sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wassalam,

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ يُسْتَجَابُ لَهُنَّ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ لِوَلَدِهِ

“Tiga doa yang mustahab dan tidak diragukan lagi yaitu doa orang yang dizholimi, doa orang yang bepergian (safar) dan doa baik orang tua pada anaknya.” (HR. Ibnu Majah no. 3862)

Maka perbanyaklah mendoakan anak, terutama doa yang baik-baik agar Allah Subhanahu wa Ta’ala selalu menjaga anak-anak kita.

Semoga Allah menjaga anak-anak kita, mengarahkan hidup mereka, dan memperbaiki keadaan mereka dengan rahmat dan kemuliaan-Nya.

Artikel: SeptyanWidianto.web.id

[artikel number=4 tag=”keluarga”]

Silakan dibagikan:

Leave a Comment