Home » Artikel Islami » Rumah Sakit dan Rumah Allah

Rumah Sakit dan Rumah Allah

Rumah sakit dan Rumah Allah.

Banyak Orang Berjubel di Pintu Rumah Sakit

Berkata As Syaikh Al Imam Ibnu Utsaimin rahimahullah:

إِذَا رَأَيتَ النّاسَ يَتَزَاحَمُونَ عَلَى أَبْوابِ المُسْتَشْفَيَاتِ وَلَكِنَّهُمْ فِي غَفْلَةٍ عَنْ أَبْوابِ المَساجِدِ فَاعْلَمْ أَنَّ الوَضْعَ لَيْسَ بِالْحَسَنِ، لِأَنَّ تَكالَبَ النّاسِ وَحِرْصَهُمْ عَلَى شِفاءِ الأَمْرَاضِ البَدَنيَّةِ دُونَ الأَمْرَاضِ القَلْبيَّةِ : دَليلٌ عَلَى أَنَّ هُنَاكَ انْتِكاسًا وَالعِيَاذُ بِاللَّهِ

“Jika engkau melihat manusia berjubel memadati pintu-pintu rumah sakit tetapi mereka melupakan pintu-pintu masjid maka ketahuilah bahwa kondisi mereka tidak baik. Karena antusias manusia untuk kesembuhan penyakit badan lebih semangat dari kesembuhan penyakit hati ini menunjukkan ada yang tidak beres (terbalik). Hanya kepada Allah kita berlindung.”

Fathu dzil jalali wal ikram 3/273.

Baca juga: Hati yang Sakit Sulit Menerima Nasihat

Hakikat Penyakit dan Mengobatinya

Penyakit adalah ujian dan cobaan dari Allah, maka wajib bersabar dan berharap kesembuhan kepada Allah, serta berharap pahala dan ampunan atas penyakit yang menimpa.

Padahal As Syafi yaitu Yang Maha Menyembuhkan segala penyakit adalah Allah.

Sebagaimana dalam doa yang diajarkan Nabi shallallahu alaihi wasallam:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ مُذْهِبَ الْبَاسِ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إِلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

“Ya Allah Rabb manusia, Dzat yang menghilangkan rasa sakit, sembuhkanlah sesungguhnya Engkau Maha Penyembuh, tidak ada yang dapat menyembuhkan melainkan Engkau, yaitu kesembuhan yang tidak menyisakan rasa sakit”. (HR. Bukhari no. 5742)

Prinsip Seorang Muslim Ketika Sakit

Maka prinsip seorang muslim ketika sakit adalah:

وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ

“Dan apabila aku sakit, Dialah (Allah) Yang menyembuhkan aku”. (Qs. As Syuara’ : 80)

Berdoa kepada Allah harus diutamakan kemudian berusaha mencari obat untuk penyakit.

Baca juga: Doa Ketika Sakit

Sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam:

لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءٌ فَإِذَا أُصِيبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

“Setiap penyakit ada obatnya. Apabila ditemukan obat yang tepat untuk suatu penyakit, maka akan sembuhlah penyakit itu dengan izin Allah azza wajalla”. (HR. Muslim no. 2204).

Semoga Allah menyembuhkan penyakit-penyakit kita dan penyakit kaum muslimin semuanya.

Ditulis oleh Ustadz Muhammad Alif, Lc.

Artikel: SeptyanWidianto.web.id

[artikel number=4 tag=”aqidah”]

Silakan dibagikan:

Leave a Comment