Home » My Story » Ramadan Hari Pertama

Ramadan Hari Pertama

Bismillahirrahmanirrahim.

Berbuka puasa pertama di rumah tentu menjadi keinginan setiap orang yang menjalankan ibadah puasa pada hari pertama. Harapan untuk berbuka puasa bersama keluarga merupakan sebuah momen yang sangat istimewa bagi sebagian orang. Tak terkecuali saya, apalagi tahun ini spesial karena sudah ada pendamping hidup yang menemani pada Ramadan tahun ini. Hihihi.

Sebagai seorang pekerja, yang bekerja cukup jauh dari rumah tentu tantangan terberatnya adalah lamanya perjalanan dari tempat kerja ke rumah. Terlebih saat ini pembangunan jalan tol sedang gencar-gencarnya. Bahkan pernah pada waktu itu mengalami kemacetan yang saya rasa cukup parah, dan saya menulisnya “Kemacetan Parah Tol Japek”.

Kemacetan seperti menjadi momok besar. Harapan untuk dapat berbuka pertama dirumah bisa pupus karenanya.

Pada Ramadan pertama, saya berniat untuk pulang tepat waktu, dengan sebuah harapan dapat berbuka puasa dirumah. Setelah cek pada aplikasi Google Maps sepertinya lancar pada waktu itu. Muncul sebuah harapan dapat berbuka di rumah.

Dengan pulang membawa rasa bahagia akhirnya saya pun bergegas. Memasuki tol dengan kondisi lancar, wah sangat bahagia pada waktu itu. Karena jarang sekali merasakan jalan tol yang sedikit lengang. Jam 5 sore sudah sampai di Cibatu.

Tetapi semua berubah ketika melihat kemacetan sebelum gerbang Tol Cikarang Utama. Kemacetan di depan mata, melihat lampu rem mobil-mobil di depan yang menurunkan laju kendaraannya. Membuat hati ini resah. Benar saja, ternyata di depan macet. Kemacetan yang cukup lama. Hingga akhirnya waktu mendekati buka puasa pun masih tidak berpindah posisi.
Saya sempat mengabadikan beberapa foto, ketika senja mulai menyapa. Betapa indahnya pemandangan kala itu. Teringat, bahwa selama bulan ini. Pemandangan seperti ini adalah pemandangan yang paling dirindukan, karena menandakan sesaat lagi akan memasukin azan magrib.

Gradasi warna yang sangat indah, ditambah Sang Surya sudah mulai menghilang bak ditelan bumi.

Pada akhirnya cerita itu, saya pun berbuka puasa di jalan. Pupus sudah harapan untuk dapat berbuka puasa di rumah. Karena kemacetan yang saat ini terus terjadi akibat pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek. Sungguh harapan yang tinggi dari saya pribadi agar proyek ini segera rampung. Karena begitu banyak waktu yang tersita karena kemacetan yang setiap hari terjadi. Sangat berdampak tentunya dengan waktu bersama keluarga.

Demikian cerita untuk Ramadan hari pertama saya, yang tidak bisa berbuka puasa di rumah bersama keluarga. Karena tertahan kemacetan di jalan tol.

Silakan dibagikan:

Leave a Comment