Home » Coretan Tinta » Ramadan 1440H

Ramadan 1440H

Ramadan adalah bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh umat Muslim di dunia. Kehadirannya membuat seluruh umat Muslim bahagia. Betapa tidak, ada banyak ibadah-ibadah yang ganjaran pahalanya sangat besar di bulan ini dan ada ibadah yang hanya ada di bulan ini, contohnya puasa dan tarawih.

Tahun ini, 1 Ramadan 1440H bertepatan dengan tanggal 6 Mei 2019. Kedua ormas Islam terbesar di Indonesia menentukan tanggal 1 Ramadan 1440H pada hari dan tanggal yang sama. Sudah 2 tahun belakangan ini kedua ormas tersebut menentukan tanggal 1 Ramadan dan 1 Syawal bersamaan. Tentu untuk rakyat Indonesia itu sangat membuat bahagia, karena tidak ada perbedaan pelaksanaan. Selama ini saya selalu mengikuti pemerintah untuk penentuan kapan mulai puasa dan berlebaran.

Menantikan hasil sidang isbat adalah hal yang mendebarkan menurut saya. Pada kali ini, sidang isbat selesai hampir bertepatan dengan waktu masuk isya. Seketika orang-orang bergegas menuju Mushola dan Masjid terdekat untuk melaksanakan salat Isya dan Tarawih secara berjamaah. Di beberapa daerah berdasarkan informasi dari berita, sudah banyak yang merayakan kehadiran bulan Ramadan ini dengan pawai obor dan lain sebagainya.

Sungguh rasa yang sangat haru yang bercampur aduk, bahagia akhirnya masih dapat merasakan bulan yang sangat mulia ini. Bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh saya pribadi. Kebetulan, tahun ini saya bisa berpuasa didampingi oleh pasangan hidup saya ( read: Istri ). Pertama kalinya merasakan suasana puasa yang berbeda tentunya. Seperti ada manis-manisnya gitu kalau mengikuti iklan ? .

Selain rasa yang berbeda karena adanya pendamping hidup yang menemani saat ini, ada hal lain yang saya rasakan berbeda di Ramadan tahun ini.

Yaitu Indonesia masih tegang karena adanya Pemilu 2019. Sejujurnya masuknya bulan Ramadan ini hingar bingarnya seakan tertutupi oleh ramainya kisruh urusan Pemilu kemarin. Sungguh miris sebenarnya. Tetap itulah yang terjadi, karena memang hasil pemilihan belum mendapat pengumuman resmi dari badan penyelenggara pemilu ( KPU ).

Tetapi semoga dengan datangnya bulan yang sangat mulia ini, dapat meredam tensi yang sangat tinggi di Indonesia belakangan ini. Kembali merekatkan persaudaraan yang mungkin sedikit tergores oleh perbedaan pada pemilu kemarin.

Segala konflik dapat diselesaikan dengan pikiran yang dingin, dan dapat menemukan jalan keluar yang sama-sama memuaskan kedua belah pihak.

Ramadan tahun ini akan sangat spesial untuk saya pribadi, saya harap begitu juga untuk para pembaca. Semangatlah kita dalam beribadah di bulan ini. Karena bisa jadi, ini adalah ramadan terakhir untuk kita. Kata-kata tersebut saya kutip dari Syaikh Shalih Fauzan al Fauzan, salah seorang ulama besar di Arab Saudi.

Semoga setelah ramadan ini kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan lebih taat. Agar tidak mudah dipecah belah oleh siapapun.

Selamat menjalankan ibadah puasa di Ramadan 1440H.

Silakan dibagikan:

Leave a Comment