Home » Opini » Pesta Demokrasi #Pilpres2019

Pesta Demokrasi #Pilpres2019

Bismillahirrahmanirrahim.

Indonesia adalah negara Demokrasi, sistem yang sudah lama dipakai. Setelah order baru ditetapkan pemilihan presiden setiap 5 tahun sekali.

Pergantian kepala negara ini setiap 5 tahun sekali berdasarkan pilihan atau vote terbanyak dari rakyat. Dengan diakomodasi oleh Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan pemilihan umum di Indonesia.

Terkait pesta demokrasi ini, 5 tahun lalu tepatnya tahun 2014 saya pernah menuliskan pandangan saya terkait Pilpres 2014 .

Baca di sini Pesta Demokrasi Indonesia

Pada saat itu saya mengutarakan opini saya terkait Pesta Demokrasi yang ada di Indonesia ini. Dimulai dari ketidaksetujuan saya dengan adanya pencurian start kampanye dan lain-lain. Pada akhirnya, sejujurnya saya pun golput pada saat ini.

Walaupun pada saat itu saya berpandangan bahwa salah satu calon sepertinya cocok untuk Indonesia, dengan framing kesederhanaannya. Akhirnya orang yang saya pikir cocok tersebut terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia pada saat itu.

Setelah 5 tahun dari masa itu, tiba saatnya pemilihan ulang presiden karena periode presiden tersebut sudah selesai. Kali ini benar-benar panas. Banyak isu liar yang berkembang di masyarakat luar.

Entah mengapa, pada Pilpres kali ini saya begitu concern dengan apa yang terjadi di dunia perpolitikan. Terutama pilihan presiden ini. Entah mengapa mata saya begitu terbuka untuk melihat apa yang sebenarnya tengah terjadi. Disamping memang ketidakpuasan terhadap Presiden yang saat ini masih menjabat. Karena begitu banyak dampak yang terasa.

Setelah saya cermati, akhirnya saya pun pada kali ini menambatkan hati saya untuk memilih salah satu calon. Kali ini berbeda dengan “jagoan” saya pada tahun 2014 lalu. Untuk pertama kalinya saya menggunakan hak pilih saya.

Rasa yang luar biasa berbeda, dan nampaknya juga antusias dari rakyat Indonesia begitu besar. Disatu sisi masyarakat menginginkan adanya perubahan, disisi lain masyarakat masih menginginkan pemerintahan yang ada saat ini terus berlanjut dan semakin memperbaiki diri.

Siapapun yang terpilih saya harapkan dapat membawa Indonesia menjadi lebih baik lagi. Kalaupun petahana terpilih kembali, semoga segala isu miring dapat ditepis dengan fakta yang ada. Jika penantang petahana yang terpilih, semoga membawa Indonesia menuju perubahan yang semakin baik untuk rakyatnya. Tugas saya sebagai warga negara sudah ditunaikan. Saat ini, tinggal tugas dari penyelenggara agar dapat menciptakan suasana dan pemilihan umum ini dengan jujur dan adil. Karena itulah yang diharapkan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Karena setiap kecurangan akan selalu melahirkan kecurangan yang lain. Karena setiap kejelekan, akan melahirkan kejelekan yang lain.

Semoga pada akhirnya, rakyat Indonesia dapat berpesta dan kembali bersatu ditengah terpecahnya bangsa ini hanya karena berbeda pilihan. Diharapkan untuk segala pihak agar semakin menenangkan diri masing-masing dan kelompoknya. Semoga Indonesia menjadi negara yang “Baldatun Thoyibatun wa Rabulghafur”. Allahuma amin.

Silakan dibagikan:

Leave a Comment