Home » Opini » Perang Dagang AS vs China

Perang Dagang AS vs China

Bismillahirrahmanirrahim.

Berbicara tentang Perang Dagang antara Amerika dengan China memang sedang hangat-hangatnya. Isu global ini menjadi perhatian dunia saat ini. Persaingan antara Amerika dan China dalam ekonomi memang sangat terlihat jelas. Amerika sebagai negara adidaya tentunya tidak ingin kalah saing dengan China yang saat ini sedang gencar-gencarnya meningkatkan ekonomi negeri tersebut.

Beberapa hari terakhir ini, dunia dibuat tercengang dengan kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Segala kebijakan dibuat untuk mempertahankan ekonomi mereka, dan ramai lah di media dengan sebutan perang dagang.

Kemarin, sebuah berita menggemparkan datang dari sebuah perusahaan teknologi besar di Amerika Serikat yaitu Google. Raksasa teknologi itu mengumumkan menghentikan supportnya untuk produk teknologi asal China yaitu Huawei. Setelah Huawei dimasukkan kedalam daftar hitam Donald Trump.

Tentu hal ini sangat mengejutkan, karena Huawei sedang gencar-gencarnya mengeluarkan smartphone berbasis Android, dimana Android merupakan sistem operasi buatan Google. Google menyetop support untuk hardware dan softwarenya terhadap Huawei. Suatu pukulan keras tentunya untuk perusahaan teknologi Huawei ini.

Menyusul Google; Intel dan Qualcomm juga memotong bisnisnya dengan Huawei. Kedua perusahaan besar dari Amerika itu menyatakan tidak lagi men-support Huawei. Sungguh luar biasa kebijakan yang dilakukan oleh Trump ini. Sangat berani mengeluarkan kebijakan memutus tersebut.

Menariknya adalah, banyak perusahaan besar Amerika juga yang supplai kebutuhan hardwarenya dari perusahaan-perusahaan di China, contohnya adalah Apple. Apple mendapatkan supplai dan perakitan produknya yaitu iPhone dari perusahaan yang pabriknya berada di China. Akan semakin seru tentunya jika nanti pemerintah China melakukan hal yang sama terhadap Amerika. Akankah memberi dampak yang sangat besar bagi beberapa perusahaan Amerika serikat yang berhubungan atau mendapat supplai dari perusahan di China? Kita nantikan saja. Sepertinya akan menjadi hal yang sangat menarik.

Ditengah kedigdayaan China menguasai ekonomi global saat ini, Amerika sangat berani mengambil kebijakan untuk menyetop bisnis dengan China. Sejujurnya saya pun berharap, Indonesia tidak lagi bergantung pada China untuk pertumbuhan infrastruktur dan lainnya. Kita harus berdikari. Sehingga jika terjadi perang ekonomi tidak berimbas begitu besar terhadap perkonomian Indonesia saat ini. Jika Amerika saja bisa, mengapa Indonesia tidak.

Silakan dibagikan:

1 thought on “Perang Dagang AS vs China”

Leave a Comment