Pentingnya Aqidah Selamatkan Manhaj

Pengtingnya Aqidah Selamatkan Manhaj.

Benarnya Aqidah Mengantarkan Lurusnya Manhaj

As Syaikh Al ‘Allamah DR. Rabi’ bin Hadi Al Madkhali hafidzahullah mengatakan :

صِحَّةُ العَقِيدَةِ تُؤَدِّي إِلَى صِحَّةِ المَنْهَجِ، وَالخَلَل فِي العَقِيدَةِ يُؤَدِّي إِلَى فَسَادِ المَنْهَجِ

“Benarnya Aqidah akan mengantarkan kepada lurusnya manhaj, sedangkan kacaunya Aqidah dapat menjerumuskan pada rusaknya manhaj”. (Al Lubab hal. 236).

Aqidah adalah pondasi dan asas yang harus kuat lagi kokoh, maka abaikan saja sebagian orang yang mencemooh kajian-kajian Aqidah dan Manhaj, biarkan mereka mencibir karena mereka tidak faham betapa pentingnya pelajaran Aqidah dan Manhaj.

jika disebut Aqidah maka lebih khsus penekanannya dalam bab Iman dan beberapa masaail yang terkait dengannya, sedangkan Manhaj lebih luas mencakup Aqidah, Ibadah, Akhlaq, Muamalah.

As Syaikh Al ‘Allamah DR. Shaleh Al Fauzan hafidzahullah pernah ditanya :

هَلْ هُنَاكَ فَرْقُ بَيْنَ الْعَقِيدَةِ وَالمَنْهَجِ؟

Apakah Ada Perbedaan Antara Aqidah dan Manhaj?

Beliau menjawab :

المَنْهَجُ أَعَمٌّ مِنَ العَقِيدَةِ، المَنْهَجُ يَكُونُ فِي العَقِيدَةِ وَفِي السُّلُوكِ وَالْأخْلَاقِ وَالْمُعَامَلَاتِ وَفِي كُلَّ حَيَاةِ الْمُسْلِمِ، كُلَّ الْخُطَّةِ الَّتِي يَسِيرُ عَلَيْهَا المُسْلِمُ تُسَمَّى المَنْهَجُ.
أَمَّا الْعَقِيدَةُ فَيُرَادُ بِهَا أَصْلُ الإيْمَانِ، وَمعَنَى الشَّهَادَتَينِ وَمُقْتَضَاهُمَا، هَذَا هِي الْعَقِيدَةُ.

“Manhaj lebih umun dari Aqidah, karena manhaj mencakup Aqidah, Ibadah, Akhlaq, Muamalah dalam kehidupan setiap muslim, setiap langkah yang ditempuh seorang muslim itu dinamkan manhaj. adapun Aqidah maka dimaksudkan dengan poko keimanan, makna syahadatain dan konsekuwensinya. inilah Aqidah”. (Al Ajwibah Al Mufidah hal. 75)

Berkata As Syaikh Al ‘Allamah DR. Rabi’ bin Hadi Al Madkhali hafidzahullah :

“Aku pernah mendengar Syaikh Bin Baz tidak membedakan antara Aqidah dan Manhaj, dan beliau berkata : semuanya adalah satu.
Sedangkan Syaikh Al Albani membedakan antara Aqidah dan Manhaj. dan aku juga membedakan antara keduanya, bahwa Manhaj lebih luas mencakup aqidah, ibadah, cara bertafaqquh fiddin, cara mengkritik, cara menghadapi ahlul bida’, maka manhaj mencakup semuanya. Manhaj Ahlis sunnah dalam aqidah, manhaj ahlis sunnah dalam ibadah, manhaj ahlis sunnah dalam talaqqi, manhaj dalam bab ini dan itu.

Maka manhaj lebih mencangkup tanpa diragukan, tetapi ahlul ahwa’ (bida’) sebagian mereka membedakan antara aqidah dan manhaj untuk tujuan hizbiyyah dan politik, mereka menipu kebanyakan salafiyyin dengan mengatakan : engkau tetap diatas aqidahmu tetapi dalam masalah manhaj kita perlu saling bekerja sama.

Maka tidak mengapa jika engkau mengatakan : saya salafi aqidah tapi ikhwani manhaj,. sudah dimaklumi bersama bahwa manhaj Ikhwan Muslimin adalah memerangi Aqidah salafiyyah, maka seorang “salafi” yang mengatakan saya salafi aqidah tapi ikhwani manhaj atau tablighi manhaj berarti ia mengajak dirinya untuk memerangi manhaj salafi dan aqidha salafiyyah.

Ini merupakan bentuk kedustaan hizbiyyah dan politik yang disebarkan oleh Jama’ah Tabligh dan Ikhwan Muslimin, mereka membagi antara aqidah dan manhaj untuk mempermainkan akal dan pikiran salafiyin”,.

https://www.rabee.net/ar/questions.php?cat=31&id=318

Nasehat Untukmu

Wahai Salafi. Yakinlah dengan Aqidah dan Manhaj Salaf ! Tidak perlu melirik dan mencoba manhaj-manhaj yang menyimpang, tidak akan bisa bersatu Aqidah dan Manhaj Salafi yang mendakwahkan kepada Tauhid dan Ittiba’ dengan Manhaj Ikhwani yang menyerukan kepada Ta’wil, Tafwidh, Tasawwuf, Takfir dan Khuruj kepada pemimpin muslim,.

وفقني الله وإياكم لكل خير وثبتنا وإياكم على التوحيد والسنة،

Ditulis oleh Ustadz Muhammad Alif, Lc.

Baca juga:

Silakan dibagikan:

Leave a Comment