Orang-Orang yang Berilmu Senantiasa Takut Kepada Allah

Orang-orang yang berilmu senantiasa takut kepada Allah.

Alhamdulillahi ‘ala Ihsaanihi, Washallallahu ‘ala Muhammad adda’i ila Ridwanihi. Amma ba’du.

Segala Puji bagi Allah Azza wa Jalla, kemudian Shalawat beserta salam tercurahkan kepada Nabi Muhammad ﷺ.

Ulama Pewaris Para Nabi

Sesungguhnya para ulama, mereka adalah pewaris para nabi. Ulama sendiri adalah orang-orang yang menggali ilmu agama yang benar sesuai dengan tuntunan yang jelas yang berasal dari Kitabullah dan Sunnah Nabi ﷺ.

Nabi ﷺ bersabda: 

إِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ، إِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَاراً وَلاَ دِرْهَماً إِنَّمَا وَرَّثُوا الْعِلْمَ فَمَنَ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ

“Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Barang siapa mengambil warisan tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. al-Imam at-Tirmidzi di dalam Sunan beliau no. 2681).

Baca juga: Nasehat Ulama Bagi Penuntut Ilmu

Dan diantara tanda-tanda dekatnya kehancuran bagi umat dan alam semesta ini adalah dengan banyaknya para ulama yang wafat. Dengan banyaknya para ulama wafat maka secara tidak langsung sedikit demi sedikit ilmu akan dicabut oleh Allah ‘azza Wajalla.

Nabi ﷺ bersabda: 

ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪ ﻻ ﻳَﻘْﺒِﺾُ ﺍﻟﻌِﻠْﻢَ ﺍﻧْﺘِﺰَﺍﻋَﺎً ﻳَﻨْﺘَﺰِﻋُﻪُ ﻣﻦ ﺍﻟﻌِﺒﺎﺩِ ﻭﻟَﻜِﻦْ ﻳَﻘْﺒِﺾُ ﺍﻟﻌِﻠْﻢَ ﺑِﻘَﺒْﺾِ ﺍﻟﻌُﻠَﻤَﺎﺀِ ﺣﺘَّﻰ ﺇﺫﺍ ﻟَﻢْ ﻳُﺒْﻖِ ﻋَﺎﻟِﻢٌ ﺍﺗَّﺨَﺬَ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺭﺅﺳَﺎً ﺟُﻬَّﺎﻻً ، ﻓَﺴُﺌِﻠﻮﺍ ﻓَﺄَﻓْﺘَﻮْﺍ ﺑِﻐَﻴْﺮِ ﻋِﻠْﻢٍ ﻓَﻀَﻠُّﻮﺍ ﻭَﺃَﺿَﻠُّﻮﺍ

“Sesungguhnya Allah Ta’ala tidak mengangkat ilmu dengan sekali cabutan dari para hamba-Nya, akan tetapi Allah mengangkat ilmu dengan mewafatkan para ulama”.

Para Ulama dan Orang-Orang yang Berilmu Senantiasa Takut Kepada Allah

Para ulama dan orang-orang yang berilmu adalah mereka yang paling takut kepada Allah. Karena dengan ilmu mereka, mereka bisa mengenal rabb-nya, maka benarlah firman Allah bahwa merekalah manusia yang paling takut kepada Allah Azza wa jalla. Sebagaimana firman Allah Ta’ala: 

( إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ )

“Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya hanyalah para Ulama, sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS Surat Fathir: 28)

Semoga kita bisa mengikuti jejak langkah mereka, dan menjadikan diri ini, diri kalian, serta diri kaum muslimin takut kepada sang pencipta. 

Baca juga: 4 Nasehat Ulama Bagi Penuntut Ilmu Salafiyyin

Tentunya, Takut kepada Allah haruslah dengan ilmu. Bukan dengan cara-cara yang tidak pernah diajarkan oleh Nabi Muhammad ﷺ. Wallahu Ta’ala A’lam bisshawab.

___________

Selesai penulisan: Hari Jum’at Mubarak, 12 Sya’ban 1441 H/ 26 Maret 2021 M.

Tempat: Desa Wisata Pulau Belimbing 2, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Penulis: Sabil Hidayat (Abu Hanifah)

Semoga bermanfaat bagi kaum muslimin.

Silakan dibagikan:

Leave a Comment