Home » Artikel Islami » Nasehat dan Wasiat Untuk Yang Baru Hijrah

Nasehat dan Wasiat Untuk Yang Baru Hijrah

Nasehat dan wasiat untuk yang baru hijrah dari Syaikhuna Prof. Dr. Ibrahim bin ‘Amir ar Ruhailiy hafidzahullah.

Nasehat Untuk Yang Baru Hijrah

Berkata Syaikhuna Prof. DR. Ibrahim bin ‘Amir Ar Ruhailiy hafidzahullah:

Aku nasehatkan dan wasiatkan kepada saudara-saudaraku yang baru bertaubat dan hijrah dari bid’ah dan maksiat (Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita dan menerima taubat kita semua):

1. Wajib Mengetahui Nikmat Taubat

Karena taubat adalah karunia dari Allah yang wajib disyukuri.

Firman Allah:

وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung”. (Qs. An Nur : 31)

Dan wajib bertaubat dengan sebenar-benarnya taubat, sebagaimana perintah Allah:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا

“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (sebenar-benarnya taubat)”. (Qs. At Tahrim : 8)

2. Senantiasa Istiqamah

Yaitu istiqamah sesuai perintah Allah. Bukan istiqamah mengikuti selera manusia.

Firman Allah:

فَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ وَمَنْ تَابَ مَعَكَ وَلَا تَطْغَوْا

“Maka tetaplah kamu Istiqamah (pada jalan yang benar), sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas”. (Qs. Hud : 112)

3. Wajib Mendalami Ilmu Syar’i dan Mendalami Agama

Sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam:

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ

“Siapa yang Allah kehendaki kebaikan pada dirinya maka Allah akan pahamkan dia dalam urusan agama”. (HR. Bukhari no. 71 dan Muslim no. 1037).

4. Mulazamah Bersama Orang-Orang Shalih

Sebagaimana perintah Allah:

وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ

“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap wajah-Nya”. (Qs. Al Kahfi : 28)

5. Senantiasa Memperbanyak Do’a

Dengan doa yang diajarkan Nabi shallallahu alaihi wasallam:

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

“Wahai yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agamaMu”. (HR. Tirmidzi no. 3522 dan Ahmad no. 26679 shahih)

6. Senantiasa Menjaga Ketaatan Kepada Allah

Senantiasa menjaga ketaatan kepada Allah, shalat lima waktu dan sunnahnya, birrul waalidain, berpuasa ramadha dan sunnahnya, Zakat (jika sudah wajib) dan Shadaqah.

Sebagaimana perintah Allah:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ

“Hai orang-orang yang beriman taatilah Allah dan taatilah RasulNya”. (Qs. An Nisa’ : 59)

Dan firman Allah:

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ

“Dan sembahlah Rabbmu sampai datang kepadamu yang diyakini (kematian)”. (Qs. Al Hijr : 99).

(Secara ringkas dari nasihat Beliau dengan sedikit perubahan).

Ditulis oleh Ustadz Muhammad Alif, Lc.

(Villa Amanah/10/01/20).

[artikel number=4 tag=”nasehat”]

Silakan dibagikan:

Leave a Comment