Kumpulan Fatwa: Hukum Boikot Produk Kafir

Kumpulan Fatwa dari para Syaih terkait Hukum Boikot Produk Kafir dan pendukung kemaksiatan.

Fatwa Asy Syaikh Shalih Al Luhaidan Tentang Hukum Boikot Produk Kafir

Fatwa Asy Syaikh Shalih Al Luhaidan.
Beliau mengatakan:

“Tidak ragu lagi bahwa memboikot produk orang kafir (itu disyariatkan). Tsumamah bin Utsal ketika ia masuk Islam bersama Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ia berkata: “Demi Allah biji-bijian dan gandum tidak boleh sampai kepada kaum Quraisy (kecuali diizinkan Rasulullah)”. Dan Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam menyetujui perbuatan beliau.

Maka memboikot produk orang kafir dan ahlul bid’ah yang kebid’ahannya berbahaya, ini adalah perkara yang sesuai dengan landasan syari’at.

Orang yang mengatakan, “tidak perlu lah kita memboikot produk ini dan itu”, ini perkataan yang kurang tepat. Memang betul, kita tidak boleh sembarangan mengharamkan. Namun sebagai sarana untuk memerangi musuh-musuh Islam, dengan mempersempit bisnis mereka, yaitu dengan memboikot produk mereka, ini adalah perkara yang perkara yang hendaknya dilakukan. Sesuai dengan kemampuan dan selama tidak membahayakan kaum Muslimin”.

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=30DkiOhlpJk

Baca juga: Hukum Makan Cumi-Cumi

Fatwa Syaikh Abu Ishaq Al Huwaini Tentang Hukum Boikot Produk Kafir

Fatwa Asy Syaikh Abu Ishaq Al Huwaini.
Beliau mengatakan:

“Saya sering katakan bahwa memboikot produk orang kafir itu disyariatkan. Disyariatkan di sini maksudnya sesuai dengan dalil-dalil syar’i. Namun saya tidak mewajibkan boikot, atau dengan kata lain mengatakan bahwa orang tidak melakukannya itu berdosa.

Saya hanya katakan, saya mendukung boikot. Adapun orang yang tidak ikut memboikot produk ini dan itu, saya tidak bisa katakan ia berdosa atau orang fajir. Kecuali ketika pemerintah menetapkan dilarangnya membeli produk ini dan itu, maka ketika itu saya baru memfatwakan bahwa haram membeli produk ini dan itu.

Namun ketika perkaranya longgar dan terbuka, dan kita ada kemungkinan kita memberikan bahaya pada musuh-musuh kita dengan boikot, maka saya katakan, boikotlah mereka! Namun saya tidak bisa memvonis berdosa dan fajir bagi orang yang tidak melakukannya”.

Sumber:
https://www.youtube.com/watch?v=oMth3vl-Vo4 (tidak kami terjemahkan semua)

Fatwa Asy Syaikh Shalih Al Fauzan Tentang Hukum Boikot Produk Kafir

Fatwa Asy Syaikh Shalih Al Fauzan.
Ketika ditanya mengenai sebagian orang yang melarang secara mutlak membeli produk Amerika. Beliau menjawab:

“Perkataan ini tidak benar. Ulama tidak ada yang memfatwakan haramnya membeli produk Amerika. Dan produk Amerika banyak yang beredar di pasar kaum Muslimin. Dan mereka (Amerika) tidak membahayakan kita dengan produk-produk mereka yang ada di pasaran.

Maka tidaklah dilakukan pemboikotan kecuali yang ditetapkan oleh waliyul amri. Jika waliyul amri melarang membeli produk dari suatu negara, maka wajib kita melakukan boikot.

Adapun sekedar ajakan dan fatwa dari sebagian orang yang mengharamkan suatu produk, maka ini termasuk mengharamkan apa yang Allah halalkan. Tidak diperbolehkan”.

Sumber:

Baca juga: Hukum Melaknat Kafir Muayyan

Faidah Dari Penjelasan Ulama

  • Faedah dari beberapa penjelasan para ulama di atas:
    Menjual dan membeli produk orang kafir atau pelaku maksiat, hukum asalnya halal selama produknya halal.
  • Memboikot produk orang kafir dan pendukung kemaksiatan dengan niat untuk mempersempit gerak musuh-musuh Islam, ini boleh saja. Selama niatnya bukan mengharamkan yang halal.
  • Selama tidak ada ketetapan boikot dari pemerintah, tidak boleh memaksa orang lain untuk memboikot dan tidak boleh mencela serta menganggap dosa orang yang tidak ikut memboikot.
  • Jika ada ketetapan boikot dari pemerintah, maka wajib melakukan boikot.
  • Yang berhak memboikot dengan sifat memaksa hanyalah pemerintah.

Wallahu a’lam.

Ditulis oleh Ustadz Yulian Purnama, S.Kom.

Silakan dibagikan:

Leave a Comment