Keutamaan-Keutamaan Shalat

Di susun oleh : Ustadz. Yazid bin Abdul Qadir Jawas. حفظه الله تعالى

Shalat Memiliki Beberapa Keutamaan

Shalat memiliki sekian banyak keutamaan, diantaranya:

1. Dengan Shalat, Allah Akan Meninggikan Derajat dan Menghapuskan Kesalahan.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda kepada Tsauban radhiallahu anhu:

“Engkau harus memperbanyak sujud (shalat). Sesungguhnya engkau tidak bersujud sekali saja kepada Allah, kecuali dengan sujud itu Allah akan mengangkatmu satu derajat dan menghapuskan satu kesalahan darimu.”

(Shahih : HR. Muslim, No. 488 (225)).

2. Shalat Menjadi Salah Satu Sebab Masuk Surga Sekaligus Menjadi Teman Nabi Shalallahu alaihi wasallam.

Dari Rabi’ah bin Ka’ab al-Aslami Radhiallahu anhu, ia bercerita:

“Aku pernah bermalam busana Rasulullah, lalu aku membawakan air wudhu’ dan keperluan Beliau. Beliau pun bersabda kepadaku, ‘Mintalah!’ Maka saya katakan, ‘Aku minta agar aku bisa menemanimu di surga’. Beliau shalallahu alaihi wasallam bersabda, ‘Adakah yang lain selain itu?’ Aku menjawab, ‘Hanya itu saja’.

Beliau shalallahu alaihi wasallam bersabda:

فأعنّي علىٰ نفسك بكثرة السّجود

“Bantulah aku untuk mengabulkan permintaanmu dengan banyak bersujud.”

(Shahih : HR. Muslim, No. 489)

3. Berjalan Menuju Masjid Akan Dicatat Baginya Kebaikan-Kebaikan, Ditinggikan Beberapa Derajat, dan Dihapuskan Kesalahan-Kesalahan.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa bersuci di rumahnya kemudian berangkat ke rumah Allah (masjid) untuk menunaikan salah satu kewajiban yang diperintahkan Allah maka salah satu dari tiap-tiap dua langkahnya akan menghapuskan kesalahan dan yang lainnya akan meninggikan derajat.”

(Shahih : HR. Muslim, No. 666 dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu)

4. Akan Disediakan Jamuan Di Surga Setiap Kali Seorang Muslim Berangkat ke Masjid Untuk Shalat.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

“Barang siapa berangkat ke masjid pada pagi atau sore hari, maka Allah akan menyediakan baginya jamuan di Surga, setiap kali datang pada pagi atau sore hari.”

(Muttafaq ‘alaihi : HR. Al-Bukhari, No. 662, dan Muslim, No. 669. Dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu).

5. Pahala Orang yang Berangkat Menunaikan Shalat Sama Seperti Pahala Orang yang Berhaji Dengan Ihram.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa keluar dari rumahnya dalam keadaan suci untuk mengerjakan shalat wajib maka pahalanya adalah seperti pahala orang yang menunaikan ibadah haji dengan ihram.”

(Hasan : HR. Abu Dawud, No. 558 dri Abu Umamah Radhiallahu anhu. Dihasankan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih at-Targhib wat Tarhib (no. 320)

6. Barangsiapa Berangkat ke Masjid, Lalu ia Mendapati Orang-Orang Telah Selesai Mengerjakan Shalat Berjama’ah, Maka Baginya Pahala Orang yang Mengerjakan Shalat Berjama’ah.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa wudhu lalu membaguskan wudhunya. kemudian menuju masjid tapi ia dapati orang-orang telah shalat, maka Allah Shubhanahu Wa Ta’ala memberinya pahala orang yang shalat dan menghadirinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun.”

(Shahih : HR. Abu Dawud, No. 564, dan an-Nasai (II/111). Lihat Takhrij Hidayatul Ruwat (II/15, No. 1103) dan Shahih Sunan Abi Dawud (III/99, No. 573).

Dan masih banyak lagi hadits-hadits yang menjelaskan tentang keutamaan shalat. Semoga Allah memberikan taufiq kepada kita agar dapat mengerjakan shalat dengan sebaik-baiknya dan mendapatkan keutamaan.

(Di nukil dari Shalatul Mu’min (I/135-139) dengan diringkas, karya Syaikh DR. Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani حفظه الله تعالى).

Sumber : Majalah As-Sunnah Edisi 10/THN XVIII/Rabiul Akhir 1436H/Februari 2015M

[artikel number=4 tag=”shalat”]

Silakan dibagikan:

Leave a Comment