Home » Mutiara Salaf » Jangan Memaksa Orang Untuk Menerima Nasehatmu

Jangan Memaksa Orang Untuk Menerima Nasehatmu

Jangan memaksa orang untuk menerima nasehatmu.

Ibnu Hazm Al Andalusi mengatakan:

وَلَا تنصح على شَرط الْقبُول مِنْك فَإِن تعديت هَذِه الْوُجُوه فَأَنت ظَالِم لَا نَاصح وطالب طَاعَة وَملك لَا مؤدي حق أَمَانَة وأخوة وَلَيْسَ هَذَا حكم الْعقل وَلَا حكم الصداقة لَكِن حكم الْأَمِير مَعَ رَعيته وَالسَّيِّد مَعَ عبيده

“Jangan engkau menasehati orang dengan mempersyaratkan harus diterima nasehat tersebut darimu, jika engkau melakukan perbuatan berlebihan yang demikian, maka engkau adalah ORANG YANG ZHALIM bukan orang yang menasehati.

Baca juga: Kezaliman Terbesar

Engkau juga orang yang menuntut ketaatan bak seorang raja, bukan orang yang ingin menunaikan amanah kebenaran dan persaudaraan.

Yang demikian juga bukanlah perlakuan orang berakal dan bukan perilaku kedermawanan, namun bagaikan perlakuan penguasa kepada rakyatnya atau majikan kepada budaknya.”

(Al Akhlaq was Siyar fi Mudawatin Nufus, 45).

Artikel: SeptyanWidianto.web.id

[artikel number=4 tag=”nasehat”]

Silakan dibagikan:

Leave a Comment