Doakanlah Pemimpin

Doakanlah pemimpin.

Syaikh DR. Shaleh bin Fauzan Al Fauzan hafidzahullah :

“Disunnahkan bagi para khatib untuk mendoakan kebaikan dunia dan akhirat bagi kaum muslimin, juga mendoakan kebaikan dan taufiq bagi para pemimpin kaum muslimin. Mendoakan kebaikan bagi waliyyul amri (pemimpin) ketika khutbah adalah perkara yang sudah dikenal dan dikerjakan dari zaman dulu oleh kaum muslimin. Karena mendoakan kebaikan dan taufiq untuk pemimpin merupakan manhaj Ahlis Sunnah, sedangkan tidak mendoakan mereka adalah manhaj ahlil bid’ah.

Berkata Imam Ahmad bin Hanbal :

لَوْ كَانَ لَنَا دَعْوَةٌ مُسْتَجَابَةٌ لَدَعَونَا بِهَا لِلسُّلْطَانِ

“Sekiranya kami punya doa yang pasti dikabulkan oleh Allah, niscaya kami doakan kebaikan untuk pemimpin”.

Karena jika pemimpin itu berubah menjadi baik, niscaya kaum muslimin juga akan (merasakan) kebaikannya.

Tetapi karena hal ini banyak ditinggalkan oleh para khatib, maka menjadi asing dan aneh ketika mereka mendengar khatib mendoakan kebaikan dan taufiq untuk pemimpin, sampai-sampai sebagian mereka berprasangka buruk kepada khatib yang berdoa tersebut”.

Al Mulakhas Al Fiqhi, 1/264.

Termasuk prinsip Ahlis Sunnah adalah mendokan kebaikan dan taufiq untuk para pemimpin, berkata Imam Abu Ja’far At Thahawi rahimahullah dalam aqidahnya (Aqidah Thahawiyyah, hal. 312) :

وَلَا نَدْعُو عَليهِمْ، وَنَدْعُو لَهُم بِالصَّلَاحِ وَالمُعافَاةِ

“Dan (prinsip) kami tidak mendoakan keburukan untuk pemimpin, (tetapi) kami mendoakan kebaikan dan keselamatan bagi pemimpin”.

Berkata Imam Al Barbahari rahimahullah dalam aqidahnya (Syarhus Sunnah, no. 137 hal. 86) :

إِذَا رَأَيْتَ الرَّجُلَ يَدْعُو عَلَى السُّلْطَانِ فَاعْلَمْ أَنَّهُ صَاحِبُ هَوَى، وَإِذَا سَمِعْتَ الرَّجُلَ يَدْعُو لِلسُّلْطَانِ بِالصَّلاَحِ فَاعْلَمْ أَنَّهُ صَاحِبُ سُنَّةٍ -إِنْ شَاءَ اللهُ

“Jika engkau melihat seseorang mendoakan keburukan untuk pemimpin maka ketahuilah bahwa ia adalah pengekor hawa nafsu (ahlul bid’ah). dan jika engkau mendengar seseorang mendoakan kebaikan bagi pemimpin maka ia adalah ahlis sunnah -insyaAllah-“.

وفقني الله وإياكم والمسلمين لكل خير،

Ditulis oleh Ustadz Muhammad Alif, Lc.

Baca juga:

Silakan dibagikan:

Leave a Comment