Diantara Keutamaan dan Amalan Hari Arafah

Diantara Keutamaan dan Amalan Hari Arafah.

1. Hari Banyaknya Pembebasan Hamba dari Neraka

قَالَتْ عَائِشَةُ :إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنْ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِي بِهِمْ الْمَلَائِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلَاءِ

Aisyah berkata; Sesungguhnya Rasulullah ﷺ bersabda: “Tidak ada satu hari pun yang di hari itu Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka daripada hari ‘Arafah, sebab pada hari itu Dia turun kemudian membangga-banggakan mereka di depan para malaikat seraya berfirman: ‘Apa yang mereka inginkan?”

(HR. Muslim 1348)

Semoga Allah menjadikan kita termasuk yang dibebaskan dari neraka pada hari ini.

2. Hari Terbaik dan Mustajab Untuk Berdoa

عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ ; أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِي لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Dari Amru bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya: Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari ‘Arafah dan sebaik-baik apa yang aku dan para Nabi sebelumku katakan adalah

LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHUU LAA SYARIIKALAHU LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU WAHUWA ‘ALAA KULLI SYAI’IN QADIIR

(Tiada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan Allah semata dan tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya lah segala kerajaan dan pujian dan Dialah Maha menguasai atas segala sesuatu).”

(HR. At Tirmidzi 3585, dan dihasankan oleh Al Imam Al Albani)

Hendaknya setiap muslim dan muslimah menyibukkan diri pada hari ini untuk berdoa dan berdzikir. Berharap rahmat, ampunan, dan karunia dari Allah.

3. Terdapat Puasa Sunnah di Hari Arafah

Pada hari ini ada salah satu puasa sunnah, yang apabila seorang mengerjakannya dengan mengharap wajah Allah, maka diampuni dosa-dosa nya setahun yang telah berlalu dan setahun yang akan datang.

Dari Abu Qatadah, bahwa Nabi ditanya tentang keutamaan puasa arafah, maka beliau bersabda:

يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ

“Puasa itu akan menghapus dosa-dosa satu tahun yang lalu dan yang akan datang.”

(HR. Muslim 1162)

4. Hari Untuk Sibuk Beramal Shaleh

Para salaf dahulu saling memperingatkan pada hari Arafah untuk sibuk dengan ibadah dan memperbanyak do’a serta tidak banyak bergaul dengan manusia. ‘Atho’ bin Abi Robbah mengatakan pada ‘Umar bin Al Warod, “Jika engkau mampu mengasingkan diri di siang hari Arafah, maka lakukanlah.”

(Ahwalus Salaf fil Hajj, hal. 44)

Jakarta.

Ditulis oleh Ustadz Yami Amanda Cahyanto.

Silakan dibagikan:

Leave a Comment